A.
Identifikasi Sasaran dan Kebutuhan Bahan Belajar
Pendukung Suatu Produk TIK Yang Digunakan Untuk Program PLS
Seperti yang kita ketahui
sasaran program pls itu sangat banyak ,mulai dari penggolongan berdasarkan
usia,pendidikan,jenis kelamin hingga kelompok-kelompok khusus seperti anak-anak
normal yang terlantar dan anak-anak yang menglami penyimpangan social.
Kebutuhan belajar bersumber
dari adanya kebutuhan yang secara bawahan (Inhaerent) dipunyai individu
semenjak ia dilahirkan. Kebutuhan inilah yang merupakan tenaga pendorong bagi
individu untuk hidup , untuk mempertahankan diri dari ancaman bahaya , dan
untuk berkembang terus. Menurut Maslow : Seorang ahli psikologi , kebutuhan
dasar manusia itu berjenjang dari tingkat yang paling rendah sampai ke tingkat
yang paling tinggi. Teori itu disebut sebagai teori “Jenjang Kebutuhan Manusia”
Kata “identifikasi” berasal
dari bahasa asing, yaitu bahasa Inggris. Asal kata to identify sebagai kata
kerja, dan identification sebagai benda.To identify secara sederhana
artinya adalah mengenali. Hubungannya dengan pembicaraan kita disini
“identifikasi sarsaran dan kebutuhan bahan belajar pendukung” artinya
mengidentifikasi warga belajar/peserta didik dan mengenali kebutuhan belajar
pendukungnya nya.Sebagai pembawa program atau pelaksana program PLS, dengan
mengidentifikasi sasaran dan bahan belajar pendukung tersebut akan mendukung
keberhasilan program dan keefektifan serta efisiensi program.
Contohnya, kita
mengidentifikasi sebuah desa yang memiliki potensi jiwa wirausaha dibidang
kuliner, identifikasi sasarannya adlah banyak nya ibu-ibu usia muda yang
berpotensi dan tetapi belum terlalu familiar dengan teknologi. yang
dibutuhkan oleh masyarakat khususnya masyarakat desa yang kurang mengetahui perkembangan
teknologi dan komunikasi. Jadi berdasarkan identifikasi tersebut kita bisa
menetapkan sebuah program penyuluhan yang menggunakian TIK seperti proyektor
serta penayangan-penanyangan video tutorial memasak kuliner dan memberikan
bahan belajar pendukungnya seperti buku-buku resep yang nantinya akan sangat
bermanfaat dalam keefektifan pembelajaran.
Dari contoh tersebut dapat
dipahami bahwa mengidentifikasi adlah langkah yang sangat penting yang hyarus
dilakukan seorang pelaksana ataupun pengelola program PLS agar program yang
dibuat dapat berjalan dengan efektif dan efisien.
B. Penyusunan
Proposal Tentang Penggunaan TIK Yang Digunakan Dalam Suatu Program PLS
Menurut Jay proposal adalah
alat bantu manajemen standar agar manajemen dapat befungsi secara efisien.
Sedangkan menurut Hasnun Anwar (2004: 73) pengertian proposal adalah
rencana yang disusun untuk kegiatan tertentu.
Sedangkan secara sederhana
proposal adapat diartikah sebuah rencana kerja yang menggambarkan semua
kegiatan yang akan dilakukan dalam pelaksanaan evaluasi program. Tanpa ada
proposal, kegiatan tidak akan lancar karena tanpa arah yang jelas, dan semuanya
terjadi mendadak. Jadi guna kita melakukan penyusnan ataupun pembuatan proposal
adalah untuk mempermudah kita dalam pelaksanaan program atau sebuah prosedur
yang dilakukan demi ketercapaian tujuan program.
1. Fungsi
Proposal
Berikut ini adalah fungsi
dari sebuah proposal:
- Untuk melakukan penelitian yang berkaitan dengan agama, sosial, budaya, ekonomi dan lain-lain.
- Bisa dipakai untuk mendirikan suatu usaha
- Bisa dipakai untuk mengajukan suatu tender dari berbagai macam lembaga
- Bisa digunakan untuk mengadakan acara-acara kegiatan tertentu seperti acara perayaan, pelatihan, perlombaan, seminar.
- Bisa untuk mengajukan dana pada lembaga untuk bantuan terhadap suatu acara atau pengembangan daerah
2. Tujuan
Proposal
Tujuan dari pembuatan proposal adalah sebagai
berikut:
- Agar mendapatan bantuan dana,
- Agar mendapatkan perizinan suatu acara
- Agar mendapatkan dukungan
- Agar mendapatkan sponsor
- Secara Umum
- Proposal Bisnis
- Proposal Proyek
- Proposal Penelitian
- Proposal Kegiatan
3. Unsur-Unsur
Proposal
Berikut unsur-unsur umum proposal.:
- Nama Kegiatan (Judul)
- ·Latar Belakang
Dalam pembuatan proposal harus tercantum
latar belakang yang isinya pokok-pokok ataupun alasan mengapa perlu diadakan
atau disetujui kegiatan tersebut.
- Tujuan Kegiatan
- Tema
- Sasaran atau Peserta
- Kepanitiaan
- Rencana Anggaran Biaya
Daftar rujukan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar