Selasa, 20 Februari 2018

JENIS JENIS PERENCANAAN DALAM PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH











TUGAS RESUME MATA KULIAH 

PENGELOLAAN PROGRAM PLS 

TENTANG

“ JENIS – JENIS PERENCANAAN “





OLEH 

KELOMPOK 2:



1. SILVIA OKTARIZA
2.VARENT ALQIFTIAH






PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH 
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NEGERI PADANG
2018














Jenis jenis perencanaan
A. Perencanaan Inovatif (innovative planning)
Perencanaan inovatif adalah perencanaan yang lebih memperhatikan atau menekankan pada peningkatanatau pengembangan sistem yang ada (memperkenalkan tujuan atau sasaran baru, perubahan skala besar dan lain-lain.
Perencanaan inovatif merupakan proses penyusunan rencanan yang menitikberatkan perluasan fungsi dan wawwasan kelembagaan untuk memecahkan permasalahan kehidupan masyarakat yang menjadi layanan berbagai lembaga.Perencanaan ini ditandai dengan adanyaa upaya mengembangkan gagasan dan kegiatan baru dalam memecahkan masalah. Berbagai keahlian teknis dilibatkan secara terpadu dalam kehidupan masyarakat luas proses dalam perencanaan tidak hanya untuk menhgasilkan suatu rencana melainkan juga untuk mewujudkan fungsi diantara para perencana dari berbagai bidang kegiatan lembaga-lembaga terkait.Proses inipun berkaitan dengan kesinambungan antara perencanaan dan pelaksanaan program dalam upaya pemecahan masalah.Perencaanan inovatif sering diarahkan untuk memecahkan permasalahan besar yang dihadapi masyarakat. 
Perencanaan inovatif memiliki 3 ciri pokok :
a. pembentukan lembaga baru 
perencanaan inovatif pada dasarnya berhubungan dengan penjabaran prinsip-prinsip umum perencanaan yang telah dilakukan oleh lembaga-lembaga terkait ke dalam perencaanan yang disusun oleh lembaga baru yang dibentuk atas kesepakatan lembaga-lembaga tersebut. Pembentukan lembaga baru itu di dasarkan atas kepentingan lembaga-lembaga yang bersangkutan dalam menangani permasalahan khusus,baik secara rasional,daerah ataupun lokal,yang memerlukan pemecahan secara bersama oleh lembaga-lembaga terkait . penanganan secara bersama itu menyangkut pendayagunaan sumber daya ( manusia dan non manusia ) yang terdapat pada lembaga masing-masing, pembagian garapan dan tugas tiap lembaga , dan lain sebagainya. Perencanaan inovatif akan berakhir apabila program-program yang telah disusun dan dilaksanakan menjadi bagian atau kegiatan rutin lembaga baru.
Berdasarkan uraian diatas terdapat beberapa ciri penting dalam perencaanan inovatif  :
adanya lembaga baru yang di bentuk oleh lembaga-lembaga terkait arau sektor-sekor , walaupun pembentukannya kadasang-kadang didsarkan atas keputusan politis.  
Lembaga baru bereperan untuk mewakili fungsi lembaga-lembaga yang membentuknya dalam memberikan pelayanan secara efisien dan efektif terhadap khalayak program sesuai dengan permasalahan yang dihadapi masyarakat dan sesuai pula dengan potensi yang ada lembaga-lembaga.
Lahirnya lembaga baru tidak dimaksudkan untuk menambah anggaran lembaga-lembaga yang membentuknya , karena pembiayaan program-program lembaga baru berasal dari anggaran biaya yang telah ada pada lembaga-lembaga yang membentuk lembaga baru tersebut.
Hasil yang dicapai dalam perencanaan inovatif tidak biasa dinilai menggunakan analisis sektoral sebagaimana biasa digunakan dilembaga masing-masing.
Lembaga baru lebih bersifat pembaharu
Kecendrungan masyarakat bahwa semakin maju suatu masyarakat, maka semakin berkembang spesialisasi.

b. berorientasi pada kegiatan
tujuan yang telah ditetapkan dalam perecanaan inovatif pada lembaga baru serta pelaksanaan kegiatan untuk mencapai tujuan itu tidak dapat dipisahkan antara satu dengan yang lainnya. Perencanaan inovatif merupakan jawaban kreatif dari lembaga-lembaga terkait terhadap permasalahannya yang muncul dalam situasi khusus. Dalam perencanaan inovatif , upaya mencari dan memilihbalternatif kegiatan yang efektif untuk mencapai tujuan antara perlu dilakukan memlaui pertimbangan rasional . adapun upaya secara berkelanjutan untuk melakukan kegiatan yang efektif itu disebut strategi kegiatan.
Ada 2 strategi kegiatan dalam perencanaan inovatif yg berhasil :
Strategi pertama sebagai kegaiatan dasar adalah pengembangan upaya lembaga baru untuk membina hubungan yang erat dan berkelanjutan dengan lembaga-lembaga terkait yang membentuk lembaga baru tersebut 
Strategi kedua adalah mekanisme kegiatan yang terfokus pada pencaaian tujutan lembaga baru itu sendiri.
Kedua strategi kegiatan diatas yaitu pengembangan lembaga baru dan mekanisme kegiatan dapat dilakukan secara bersamaan.
c.pengarahan sumber-sumber  
dalam perencanaan inovatif , para perencana biasanya bertindak sebagai wirausahawan yang aktif melalui kegiatan mencari mengerahkan , mengorganisasi , dan mendayagunakan sumber-sumber yang tersedia baik didalam maupun diluar lembaga-lembaga terkait, termasuk sumber-sumber dari masyarakat. Sedangkan perencanaan alokatif sebagaimana dikemukakan terdahulu,peranan para perencana adalah sebagai penyebar sumber-sumber yang terbatas dan tersedia ditingkat pusat kepada pihak-pihak yang akan menggunakan sumber-sumber tersebut dan kebutuhannya lebih besar dibandingkan dengan sumber yang tersedia.
Perencanaan inovatif terjadi pada situasi kegiatan antarlembaga terkait dengan lembaga baru dalam hubungan fungsional . dalam situasi ini lembaga baru dan perangkat aturannya terpisah dari lembaga pendukung-pendukungnya 
Beberapa fenomena tipe perencanaan :
Perencanaan inovatif cenderung tidak mengikatkan diri pada aturan perencanaan alokatif 
Perencanaan inovatif berorientasi pada kegiatan yang dikelola oleh lembaga baru yang fungsinya berkaitan erat dengan pelaksanaan program lembaga-lembaga pendukungnya 
Dalam perencanaan inovatif terdapat hubungan erat antara perencanaan , keputusan politik , dan pelkasanaan program 

B. PERENCANAAN STRATEGIS
tahun tujuh puluhan muncul model perencanaan baru yang dikenal dengan perencanaan strategis .perencanaan strategis yang semula digunakan dibidang militer , kemudian digunakan pula dalam bidangn pendidikan, ekonomi dan bidang-bidang lainnya.
Kata “strategi” berasal dari bahasa latin “stretegos” yang mula-mulanya merujuk kepada kegiatan seorang jenderal militeryang mengkombinasikan “stratos” (militer) dan “ago” (memimpin).
Dengan demikian strategi bermakna sebagai kegiatan memimpin militer dalam melaksanakan tugasnya.
Fungsi perencanaan strategis 
Perencanaan strategis merupakan bagian dari manajemen strategis .
Fungsi manajemen perencanaan adalah untuk memehami lingkungan , menentukan tujuan-tujuan organisasi , mengindentifikasi alternatif pilihan, membuat dan melaksanakan keputusan-keputusan dan mengevaluasi penampilan kegiatan . perencanaan strategis berupaya untuk mendayagunakan berbagai peluang baru yang mungkin terjadi pada masa yang akan datang. Sedangkan perencanaan jangka panjang berupaya mengoptimalisasikan kecendrungan-kecendrungan yang terjadi masa kini untuk masa yang akan datang,

Perbedaan perencanaan jangka panjang dengan perencanaan strategis
Terdapat 6 perbedaan pokok antara kedua perencanaan tersebut :
Perencanaan jangka panjang merupakan sistem tertutup sehingga rencana suatu lembaga dibatasi waktunya seperti rencana lima tahunnan,sepuluh tahunan,dan dua puluh lima tahunan.
Perencanaan startegis dianggap sebgai sistem terbuka, dalam arti bahwa organusasi adalah dinamis dan teteap mengalami perubahan apabila organisasiitu memadukan berbagai informasi uyang muncul dalam lingkungan.
Perencanaan jangka panjang beroerientasi pada hasil yaitu rencana , sedangkan perencanaan startegis lebih berorientasi pada proses yaitu perencaanaan itu sendiri
Perencanaan jangka panjang , walaupun dengan pengunaan formula atau rumus-rumus tertentu , belum dianggap cukunrasional karena kurang sekali memeprehatikan nilai-nilai , perekembangan politik dan keadaan-keadaan yang telah berubah 
Perencanaan startegis cukup rasional karena ia tidak memperhatikan realitas yang irrasional
4) Perencanaan jangka panjang cenderung mengarah kepada analisis internal lingkungan dalam lembaga,model-model pengembangan sumber secara kuantitaif dan fungsi-fungsi kelembagaan yang terpisah antara satu dengan yang lainnya.
Perencanaan strategis berorientasi pada lingkungan  luar 
5) Perencanaan jangka panjang membuat keputusan keputusan tentan masa yang akan datang berdasarjkan masa yang sekarang.
Perencanaan strategis mendayagunkan kecendrungan yang ada paada masa sekarang dan kemungkinan-kemungkinan yang terjadi pada masa yang akan datang untuk membuat keputusan untuk sekarang bukan yg akan datang
6) Perencanaan jangka panjang menenkankan pada pengunaan ilmu yang berkaitan dengan perencanaan , manajemen dan pengambilan keputusan.
Perencanaan strategis lebih menekankan pada kreativitas, inovasi , dan intuisi sebagai seni dalam perencanaan, manajemen , dan pengambilan keputusan.
3)Langkah – langkah perencanaan strategis 
Morison , renfro , dan bouche (1984) menejlaskan bahwa langkah –langkah dalam perencanaan strategis merupakan perpaduan anatara langkah-langkah perencanaan jangka panjang dan langkah langkah kajian lingkungan .
Perencanaan jangka panjang 4 langkah pokok:
Pemantauan
Memantau berbagai kecendrungan yang berkaitan dengan kepentingan lembaga yang melaksanakan perencanaan.
Peramalan
Biasanaya didasarkan atas hasil penarikan data secara historis dengan menggunakan analisis regresi atau teknik-teknik yang dipilih.
Penentuan tujuan
Yang memuat suatu keadaan masa depan yang dapat dicapai.
Pelaksanaan 
Melaksanakan kebijakan dan kegiatan tang dirancang khusus untuk mengurangi perbedaaan antara suatu keadaan masa depan yang diharapkan dengan masa yang diinginkan.
Kajian lingkungan mencakup 4 langkah :
Pengkajian 
Penilaian
Peramalan 
Pemantauan 
Sebagaimana telah disinggung bahwa kedua model perencanaan tersebut dapat digabungkan menjadi perencanaan strategis dengan digabungkan maka proses perencanaan staretgsi terdiri dari 6 langkah pokok :
Kajian lingkungan 
Memungkinkan adanya kegiatan untuk mengkaji atau mempelajari informasi yang terdapat diluar lembaga
Penilaian informasi
Peramalan 
Penentuan tujuan
Pelaksanaan 
Pemantauan

Sumber 
Sudjana : 2004 . Manajemen Dalam Pendidikan . Bandung : Nusantara Press

















Kamis, 15 Februari 2018

PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

A.    Pemilihan Jenis-jenis Pembelajaran Berbasis TIK dalam Pendidikan Luar Sekolah

Saat ini, dengan cepatnya teknologi komunikasi maka semakin banyak pula media komunikasi yang muncul. Pada pembahasan ini, media komunikasi yang dimaksud adalah media untuk membantu pelaksanaan pembelajaran di sekolah. Beberapa media yang dimaksud adalah komputer (internet), peralatan audio seperti tape recorder dan peralatan visual seperti VCD/DVD.  

·         Komputer
     Perkembangan perangkat komputer saat ini mengalami kemajuan yang sangat pesat. Hampir setiap bulan muncul genre-genre baru dalam dunia komputer. Pesatnya perkembangan teknologi komputer ini memang sebagai jawaban untuk akses data atau informasi. Hal ini sangat membantu dalam proses pendidikan, baik dalam administrasi sekolah maupun dalam proses pembelajaran. Maka tidak jarang sekarang banyak siswa yang lebih sering menggunakan internet sebagai solusi dalam menyelesaikan tugas-tugas sekolahnya, selain itu dengan internet kita akan lebih mudah mendapatkan wawasan yang luas. Perubahan di masyarakat yang semakin cepat juga pada akhirnya menuntut perkembangan teknologi komputer yang semakin canggih. Saat ini dibutuhkan akses data yang cepat, sehingga pada akhirnya prosesor yang ada juga semakin cepat.
·         Peralatan        Audio
      Perkembangan peralatan audio saat ini juga mengalami perkembangan yang pesat. Peralatan audio yang di pergunakan dalam proses bimbingan dan konseling seperti tape recorder. Penggunaan tape recorder ini antara lain adalah untuk merekam sesi konseling dan memutar kembali hasil-hasil yang diperoleh selama sesi konseling. Tape recorder membutuhkan kaset untuk bisa melakukan tindakan perekaman. Kaset memiliki pita magnetik yang berfungsi untuk menyimpan data atau informasi percakapan.
·         Bahan ajar audio merupakan salah satu jenis bahan ajar non cetak yang didalamnya mengandung suatu sistem yang menggunakan sinyal audio secara langsung yang dapat dimainkan atau diperdengarkan oleh pendidikan kepada siswanya guna membantu mereka dalam menguasai kompetisi tertentu. Audio sebagai media pengajaran, artinya semua yang berkaitan dengan media audio dalam pendidikan dan pengajaran itu sebagai alat bantu guru dalam proses belajar mengajar agar lebih mudah untuk mencapai tujuan pendidikan berupa ranah kognitif, afektif dan psikomotor.
·         Peralatan        Visual
      Media berbasis visual dapat dikatakan berhasil ditentukan oleh kualitas dan efektivitas bahan-bahan visual dan grafik itu. Jika mengamati bahan-bahan grafis, gambar dan lain-lain yang ada disekitar kita akan menemukan banyak gagasan untuk merancang bahan visual yang menyangkut penataan elemen-elemen visual yang akan ditampilkan. Tatanan elemen-elemen itu harus dapat menampilkan visual yang dapat dimengerti, dapat dibaca,  dan dapat menarik perhatian  sehingga ia mampu menyampaikan pesan yang diinginkan oleh penggunanya. Bahan ajar pandang (visual) terdiri atas bahan cetak (printed) seperti antara lain handout, buku, modul, lembar kerja siswa, brosur, leaflet, wallchart, foto/gambar, dan non cetak (non printed), seperti model/maket
·          Peralatan Audio Visual
Alat-alat audio visual adalah alat-alat “audible” artinya dapat didengar dan alat-alat yang “visible” artinya dapat dilihat. Alat-alat audio visual gunanya untuk membuat komunikasi menjadi lebih efektif. Diantara alat-alat audio visual itu termasuk video, film bersuara, televisi dll. Karakteristik media audio visual adalah memiliki unsur suara dan unsur gambar. Jenis media ini mempunyai kemampuan yang lebih baik, karena meliputi dua jenis media yaitu media audio dan visual. Macam-macam media audio visual dibagi menjadi dua yaitu film suara dan video/VCD/DVD.

B.      PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS TEKONOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) DALAM PLS

1. Sebagai Tinjauan Pendidikan Luar Sekolah ( PLS )
Pendidikan Luar Sekolah ( PLS ) merupakan jenis pendidikan yang tidak selalu terkait dengan jenjang dan struktur persekolahan, namun dapat berkesinambungan. Pendidikan Luar Sekolah menyediakan program pendidikan yang memungkinkan terjadinya perkembangan peserta didik dalam bidang sosial, keagamaan, budaya, keterampilan dan keahlian.Melalui Pendidikan Luar Sekolah ( PLS) setiap warga negara dapat memperluas wawasan pemikiran dan peningkatan kualitas pribadi dengan menerapkan landasan belajar seumur hidup.
Pendidikan Luar Sekolah (PLS) menggunakan pembelajaran bermakna, artinya lebih berorientasi dengan pasar, dan hasil pembelajaran dapat dirasakan langsung manfaatnya, baik oleh masyarakat maupun peserta didik itu sendiri.
2. TIK sebagai  Infrastruktur  Pembelajaran
Penggunaan TIK sebagai salah satu komponen pembelajaran akan meningkatkan kualitas pembelajaran itu sendiri. Pembelajaran jadi bisa dilaksanakan di mana saja dan kapan saja, serta tidak terkendala lagi oleh keadaan di mana peserta didik, pengajar dan bahan ajar terpisah secara geografis.
3. TIK  Sebagai  Sumber  Bahan  Belajar
Pemanfaatan TIK sebagai suatu sumber bahan belajar akan menjamin tersedianya materi-materi pembelajaran yang selalu terperbaharui dan selalu tersedia untuk diakses setiap saat. Selain itu materi-materi pembelajaran pun akan lebih mudah untuk diperbaharui menyesuaikan dengan cepatnya perkembangan ilmu pengetahuanyang terjadi.
Contoh : warga belajar yang sedang belajar tentang life skill otomotif  misalnya dapat mencari bahan pembelajaran atau materi pembelajaran lewat internet dll

4. TIK sebagai Alat Bantu dan Fasilitas Pembelajaran
Melalui pemanfaatan TIK sebagai alat bantu dan fasilitas pembelajaran, suatu materi pembelajaran akan tersampaikan dengan lebih baik dengan mempertimbangkan konteks dunia nyatanya. Ilustrasi berbagai fenomena ilmu pengetahuan akan tersampaikan dengan lebih riil sehingga penyerapan bahan ajar pun terjadi denganlebih cepat. Melalui pemanfaatan TIK juga interaksi antar peserta didik akan lebih tinggi sehingga akuisisi ilmu pengetahuan di antara mereka akan berlangsung dengan lebih baik, baik secara kualitas maupun kuantitas. Selain itu, peserta didik akan menjadi mampu melakukan eksplorasi terhadap pengetahuannya secara lebih bebas dan mandiri.
Contohnya : penggunaan infokus dalam media pembelajaran 
5. TIK sebagai  pendukung  manajemen  pembelajaran
Pemanfaatan TIK dalam mendukung manajemen pembelajaran dapat dipergunakan untuk membantu mengelola dan mengolah data-data pendidikan dan pembelajaran sehingga menghasilkan suatu lembaga pendidikan yang berkualitas yang mampu menyediakan data pendidikan yang akurat, mudah dipergunakan, serta dapat diperoleh dengan tepat waktu.
Contoh : memanfaatkan komputer dalam memanajemen arsip-arsip pengelolaan PLS
6. TIK sebagai sistem pendukung  keputusan.
Ketersediaan data-data pendidikan yang akurat dapat digunakan oleh para pembuat keputusan dan pemegang kewenangan untuk membuat keputusan yang tepat bagi sistem pendidikan yang       berlangsung     sistem  kerja    TIK     yang    membuat suatu data bisa selalu diperbaharui dan tersedia setiap saat akan memberikan jaminan terhadap ketersediaan data-data yang valid dan reliabel guna terciptanya keputusan dankebijakan yang menguntungkan suatu pihak.
Satu hal yang jelas dari kegiatan pemanfaatan TIK dalam pendidikan, bahwa TIK kini memegang peranan yang penting dalam penyelenggaraan suatu sistem pendidikan guna menjamin terciptanya pendidikan yang berkualitas, perkembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan umat manusia. Berbagai aplikasi teknologi informasi dan komunikasi harus selalu dikembangkan dan ditingkatkan kualitasnya agar dapat selalu memenuhi kebutuhan-kebutuhan yang senantiasa berkembang di dunia pendidikan dan pembelajaran.



HAKEKAT DAN PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK)

A.Pendekatan Filosofis Dalam Memahami Di Ciptakan Perangkat Teknologi Informasi Dan Komunikasi
Teknologi informasi dan komunikasi,adalah payung besar terminologi yang mencakup seluruh peralatan teknis untuk memproses dan menyampaikan informasi.TIK mencakup dua aspek yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasi.Teknologi informasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses,penggunaan sebagai alat bantu,manipulasi,dan pengelolaan informasi.Sedangkan teknologi komunikasi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya.Oleh karena itu,teknologi informasi dan teknologi komunikasi adalah dua buah konsep yang tidak terpisahkan.Jadi,Teknologi Informasi dan Komunikasi mengandung pengertian luas yaitu segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan,manipulasi,pengelolaan,pemindahan informasi antar media.Istilah TIK muncul adanya perpaduan antara teknologi komputer (baik perangkat keras maupun perangkat lunak) dengan teknologi komunikasi pada abad ke-20.Perpaduan kedua teknologi tersebut berkembang pesat melampaui bidang teknologi lainnya.Hingga awal abad ke-21,TIK masih terus mengalami berbagai perubahan dan belum terlihat titik jenuhnya.

B. Pendekatan Historis lahirnya era teknologi informasindan komunikasi dalam peradaban manusia.
Perkembangan peradaban manusia diiringi dengan perkembangan cara penyampaian informasi (yang selanjutnya dikenal dengan istilah teknologi informasi), mulai dari gambar-gambar yang tak bermakna di dinding-dinding gua, peletakan tonggak sejarah dalam bentuk prasasti, sampai diperkenalkannya dunia arus informasi yang dikenal dengan nama internet.

1. Masa Prasejarah
Pada zaman ini, teknologi informasi dan komunikasi yang dilakukan oleh manusia berfungsi sebagai sistem untuk pengenalan bentuk-bentuk yang manusia kenal. Untuk menggambarkan informasi yang diperoleh, mereka menggambarkannya pada dinding-dinding gua tentang berburu dan binatang buruannya. Pada masa ini, manusia mulai mengidentifikasi benda-benda yang ada di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka, kemudian melukiskannya pada dinding gua tempat tinggalnya. Awal komunikasi mereka pada zaman ini hanya berkisar pada bentuk suara dengusan dan menggunakan isyarat tangan.

Pada zaman prasejarah mulai diciptakan dan digunakan alat-alat yang menghasilkan bunyi dan isyarat, seperti gendang, terompet yang terbuat dari tanduk binatang, dan isyarat asap sebagai alat pemberi peringatan terhadap bahaya.
a. 3000 SM
Untuk yang pertama kali, tulisan digunakan oleh bangsa Sumeria dengan menggunakan simbol-simbol yang dibentuk dari piktografi sebagai huruf. Simbol atau huruf-huruf ini juga mempunyai bentuk bunyi (penyebutan) yang berbeda sehingga mampu menjadi kata, kalimat, dan bahasa.

b. 2900 SM
Pada 2900 SM, bangsa Mesir Kuno menggunakan huruf hieroglif. Hieroglif merupakan bahasa simbol, dimana setiap ungkapan diwakili oleh simbol yang berbeda. Jika simbol-simbol tersebut digabungkan menjadi satu rangkaian, maka akan menghasilkan sebuah arti yang berbeda. Bentuk tulisan dan bahasa hieroglif ini lebih maju dibandingkan dengan tulisan bangsa Sumeria.

c. Pada 500 SM, manusia sudah mengenal cara membuat serat dari pohon papyrus yang tumbuh di sekitar sungai Nil. Serat papyrus dapat digunakan sebagai kertas. Kertas yang terbuat dari serat pohon papyrus menjadi media untuk menulis atau media untuk menyampaikan informasi yang lebih kuat dan fleksibel dibandingkan dengan lempengan tanah liat yang sebelumnya juga digunakan sebagai media informasi.
  
d. 105 M
Pada masa ini, bangsa Cina berhasil menemukan kertas. Kertas yang ditemukan oleh bangsa Cina pada masa ini adalah kertas yang kita kenal sekarang. Kertas ini dibuat dari serat bambu yang dihaluskan, disaring, dicuci, kemudian diratakan dan dikeringkan. Penemuan ini juga memungkinkan sistem pencetakan yang dilakukan dengan menggunakan blok kayu yang ditoreh dan dilumuri oleh tinta atau yang kita kenal sekarang dengan sistem cap.

2. Masa Modern (1400 M s.d. Sekarang)
a. Tahun 1455
Pada 1455, untuk pertama kalinya Johann Gutenberg mengembangkan mesin cetak dengan menggunakan plat huruf yang terbuat dari besi dan dapat diganti-ganti dalam bingkai yang terbuat dari kayu.

b. Tahun 1830
Augusta Lady Byron menulis program komputer yang pertama di dunia. Ia bekerja sama dengan Charles Babbage menggunakan mesin analytical yang didesain sehingga mampu memasukkan data, mengolah data, dan menghasilkan bentuk keluaran dalam sebuah kartu. Mesin ini dikenal sebagai bentuk komputer digital yang pertama, walaupun cara kerjanya lebih bersifat mekanis daripada bersifat digital.

c. Tahun 1837
Samuel Morse mengembangkan telegraf dan bahasa kode morse bersama Sir William Cook dan Sir Charles Wheatstone. Morse menggunakan kode-kode sederhana untuk mewakili pesan-pesan yang ingin dikirimkan dengan menggunakan pulsa listrik melalui kabel tunggal. Namun sinyal-sinyal yang dapat dikirim dengan baik hanya berada dalam jarak 32 km. Untuk jarak yang lebih jauh, sinyal-sinyal yang diterima menjadi terlalu lemah untuk direkam. Kemudian, Morse membangun peralatan relai yang ditempatkan di setiap 32 km dari stasiun sinyal. Relai tersebut berfungsi untuk mengulangi sinyal yang diterima dan mengirimnya kembali ke 32 km berikutnya. Relai terdiri dari sakelar yang dioperasikan secara elektromagnetik. Sistem telegraf kemudian segera digunakan untuk bisnis yang membutuhkan pengiriman pesan secara cepat untuk jarak yang jauh, seperti surat kabar dan pesan untuk perjalanan kereta api.

d. Tahun 1877
Pada 1877, Alexander Graham Bell menciptakan dan mengembangkan telepon yang dipergunakan pertama kali secara umum. Pada 1879, sistem pemanggilan telepon mulai menggunakan nomor yang menggantikan sistem pemanggilan nama. Hal ini untuk mencegah operator yang tidak mengenal semua pelanggan. Sistem penomoran telepon menggunakan huruf dan angka, dimana nomor telepon menggunakan sistem dua huruf dan lima digit angka.

e. Tahun 1889
Pada 1889, Herman Hollerith menerapkan prinsip kartu perforasi untuk melakukan penghitungan. Tugas pertamanya adalah menemukan cara yang lebih cepat untuk melakukan perhitungan bagi Biro Sensus Amerika Serikat. Sensus yang dilakukan pada 1880 membutuhkan waktu tujuh tahun untuk menyelesaikan perhitungan. Dengan berkembangnya populasi, Biro Sensus tersebut memperkirakan bahwa dibutuhkan waktu sepuluh tahun untuk menyelesaikan perhitungan sensus.
Hollerith menggunakan kartu perforasi untuk memasukkan data sensus yang kemudian diolah oleh alat tersebut secara mekanik. Sebuah kartu dapat menyimpan hingga 80 variabel. Dengan menggunakan alat tersebut, hasil sensus dapat diselesaikan dalam waktu enam minggu. Selain memiliki keuntungan dalam bidang kecepatan, kartu tersebut berfungsi sebagai media penyimpan data. Tingkat kesalahan perhitungan juga dapat ditekan secara drastis.

f. Tahun 1931
Pada 1931, Vannevar Bush membuat sebuah kalkulator untuk menyelesaikan persamaan differensial. Mesin tersebut dapat menyelesaikan persamaan differensial kompleks yang selama ini dianggap rumit oleh kalangan pelajar dan mahasiswa. Mesin tersebut sangat besar dan berat karena ratusan gerigi dan poros yang dibutuhkan untuk melakukan perhitungan.

g. Tahun 1939
Pada 1939, Dr. John V. Atanasoff dan dibantu oleh Clifford Berry berhasil menciptakan komputer elektronik digital pertama. Sejak saat ini, komputer terus mengalami perkembangan sehingga menjadi semakin canggih. Mengenai sejarah perkembangan komputer ini akan dijelaskan pada bagian berikutnya.

h. Tahun 1973 – 1990
Pada masa ini, istilah internet diperkenalkan dalam sebuah paper tentang TCP/IP. Secara harfiah, internet (interconnected networking) diartikan sebagai rangkaian komputer yang terhubung di dalam beberapa rangkaian. Rangkaian pusat yang membentuk internet diawali pada 1969 sebagai ARPANET yang dibangun oleh ARPA (United States Department of Defense Advanced Research Projects Agency). Beberapa penyelidikan awal yang disumbang oleh ARPANET di antaranya adalah kaedah rangkaian tanpa pusat (decentralised network), teori queueing, dan kaedah pertukaran paket (packet switching).
Pada 1981, National Science Foundation mengembangkan backbone yang disebut CSNET dengan kapasitas 56 Kbps untuk setiap institusi dalam pemerintahan.

Pada 1 Januari 1983, ARPANET menukar protokol rangkaian pusatnya, dari NCP ke TCP/IP. Ini merupakan awal dari Internet yang kita kenal sekarang. Kemudian pada 1986, IETF mengembangkan sebuah server yang berfungsi sebagai alat koordinasi di antara DARPA, ARPANET, DDN, dan Internet Gateway. Pada 1990-an, internet telah berkembang dan menyambungkan banyak pengguna jaringan-jaringan komputer yang ada.

i. Tahun 1991 – Sekarang
Sistem bisnis dalam bidang IT pertama kali terjadi ketika CERN memungut bayaran dari para anggotanya untuk menanggulangi biaya operasionalnya. Pada 1992, mulai terbentuk komunitas internet dan diperkenalkannya istilah World Wide Web (www) oleh CERN. Pada 1993, NSF membentuk InterNIC untuk menyediakan jasa pelayanan internet menyangkut direktori dan penyimpanan data serta database (oleh AT&T), jasa registrasi (oleh Network Solution Inc), dan jasa informasi (oleh General Atomics/CERFnet). Pada 1994, pertumbuhan internet melaju dengan sangat cepat dan mulai merambah ke dalam berbagai segi kehidupan manusia dan menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari manusia. Pada 1995, perusahaan umum mulai diperkenankan menjadi provider dengan membeli jaringan di backbone. Langkah ini memulai pengembangan teknologi informasi, khususnya internet dan penelitian-penelitian untuk mengembangkan sistem dan alat yang lebih canggih.


MENGUASAI PENGUASAAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

A.     Identifikasi Sasaran dan Kebutuhan Bahan Belajar Pendukung Suatu Produk TIK Yang Digunakan Untuk Program PLS              Seper...